Kesetaraan Gender dalam Interpretasi Perempuan Sasak-Lombok

Authors

  • Sirajudin STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Author
  • Lina Ulfa Fitriani STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Author

DOI:

https://doi.org/10.69943/2pzawj33

Keywords:

Kesetaraan Gender, Interpretasi, Peremuan Sasak

Abstract

Kedatangan Islam membawa angin segar bagi kaum perempuan karena Islam membawa doktrinnya penuh kesantunan, kesetaraan, pembebasan, keadilan, persamaan, progressivitas dan kedamaian di muka bumi. Hadirnya Islam menjadikan perempuan tidak lagi termarjinalkan, harkat dan martabatnya diangkat. Perempuan tidak lagi sebagai obyek akan tetapi sekarang telah menjadi subyek, baik dalam konteks ekonomi, politik, sosial budaya serta memiliki peran dan kesempatan yang sama dengan laki-laki, sehingga perempuan dapat menikmati hak-haknya. Pada intinya Islam memanusiakan perempuan yang sebelumnya terkekang dan pemasungan terhadap hak asasinya sebagai manusia. Kini perempuan telah mendapatkan penilaian dan apresiasi yang sama di tengah-tengah masyarakat. Perempuan Sasak-Lombok memiliki pandangan dan pemikiran yang beragam dalam menginterpretasi kesetaraan gender yang saat ini menjadi isu krusial di tengah masyarakat. Gender dimaknai sebagai persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, juga gender merupakan hak asasi yang melekat pada diri seseorang, sehingga kesetaraan gender harus perlu dilakukan karena pada prinsipnya antara kaum laki-laki dan perempuan memiliki potensi dan kemampuan yang sama. Sikap diskriminatif dan ketidakadilan terhadap perempuan tidak boleh lagi terjadi karena akan menghilangkan hak-hak perempuan.           

Published

2025-09-16

How to Cite

Kesetaraan Gender dalam Interpretasi Perempuan Sasak-Lombok. (2025). Ulul Albab: Journal Da`wah and Social Religiosity, 3(1). https://doi.org/10.69943/2pzawj33