Peran Kiai dalam Mediasi Cerai Gugat pada Pasangan Muda Perspektif Hukum Islam dan Psikologi Islam (Studi Kasus di Kecamatan Pakong dan Guluk-Guluk)

Authors

  • Ach Baidlawi Bukhari STAI Nurud Dhalam Author
  • Lailalatul Qadariyah STAI Nurud Dhalam Author
  • Taufikur Rahman Universitas Islam Negeri Madura Author

Keywords:

Kata kunci: cerai gugat; kiai; mediasi; hukum Islam; pasangan muda.

Abstract

Fenomena cerai gugat di kalangan pasangan muda menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat, termasuk di Kecamatan Pakong dan Guluk-Guluk. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti masalah ekonomi, ketidakmatangan emosional, rendahnya kualitas komunikasi, serta pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial yang kerap memicu konflik rumah tangga. Situasi tersebut menempatkan kiai sebagai figur penting yang memiliki pengaruh sosial dan keagamaan dalam upaya menjaga keutuhan keluarga Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kiai dalam mediasi cerai gugat pada pasangan muda di Kecamatan Pakong dan Guluk-Guluk dalam perspektif Hukum Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kiai, pasangan yang mengalami konflik rumah tangga, dan tokoh masyarakat, serta didukung observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kiai berperan sebagai penasihat keagamaan, mediator konflik, penyejuk emosi pasangan, dan figur otoritatif yang dihormati masyarakat. Upaya mediasi yang dilakukan kiai mencerminkan konsep islah dalam Hukum Islam dan sejalan dengan maqashid syariah, khususnya hifz al-usrah, sehingga berkontribusi dalam menekan potensi perceraian di kalangan pasangan muda.

Kata kunci: cerai gugat; kiai; mediasi; hukum Islam; pasangan muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alma, A. 2025. “Implikasi Pola Hubungan Kiai dan Santri serta Pengaruhnya terhadap Perubahan Perilaku Santri (Studi di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat).” Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung.

Aminudin, A., P. Hasibuan, and M. I. Irham. 2025. “Pengaruh Media Informasi terhadap Praktik Perkawinan di Indonesia.” Jurnal Darma Agung 33, no. 2.

Asuroh, L., and H. Hidayatul. 2025. “Analisis Pendidikan Spiritual dan Emosional Pasangan Pernikahan Dini di Desa Rabesen Besuk Perspektif Jalaluddin Rumi.” Jurnal Al-Fatih 8, no. 1.

Fauziah, L. 2020. “Relevansi Tafsir Surat Al-Nisa Ayat 35 dalam Tafsir Al-Kabir aw Mafatih al-Ghaib dengan Mediasi Perceraian di Pengadilan Agama.” Doctoral dissertation, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Hannan, A., and K. Abdillah. 2019. “Hegemoni Religio-Kekuasaan dan Transformasi Sosial: Mobilisasi Jaringan Kekuasaan dan Keagamaan Kyai dalam Dinamika Sosio-Kultural Masyarakat.” Sosial Budaya 16, no. 1.

Helliyati, H. 2019. “Peran Pesantren dalam Pengembangan Unit Jasa Keuangan Syariah (UJKS): Studi Kasus di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura.” Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Husain, M. I. 2025. “Analisis Hukum Islam terhadap Perceraian Akibat Masalah Ekonomi dalam Rumah Tangga di Kecamatan Bua.” Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Palopo.

Ilahi, Mohammad Takdir. 2014. “Kiai: Figur Elite Pesantren.” IBDA’: Jurnal Kebudayaan Islam 12, no. 2: 137–148.

Kumala, S. A. 2024. “Kiai sebagai Konselor: Pendekatan Spiritual dalam Mereduksi Panic Attack Santri di Pesantren.” Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman 14, no. 3.

Muhamad, F. M. 2023. “Pandangan Tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Konsep Mitsaqan Ghalidza dalam Perkawinan Perspektif Mubadalah (Studi di Kantor MUI Kabupaten Lampung Tengah).” Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung.

Nurmayati, M. 2022. “Keluarga Harmonis dalam Perspektif Tafsir Al-Azhar.” Doctoral dissertation, Institut PTIQ Jakarta.

Pasyah, T., and M. Syaifuddin. 2025. “Aspek Hukum Mitssaqan Ghalidzan dalam Mewujudkan Perkawinan Sakinah Mawaddah Warahmah.” Simbur Cahaya.

Prayoga, B. A., G. A. Fadillah, I. Ulva, and M. D. Hadi. 2026. “Ketimpangan Beban Emosional sebagai Faktor Perceraian: Studi Kasus di Pengadilan Agama Blambangan Umpu Way Kanan.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 2.

Rahmah, S. A., and Y. Achdiani. 2025. “Pernikahan Usia Muda sebagai Faktor Risiko dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga.” Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak 7, no. 1.

Rosadi, A., and A. Sarbini. 2024. Kiai dan Moderasi Beragama: Peran serta Pengaruhnya pada Masyarakat Perdesaan. Bandung: Gunung Djati Publishing.

Salimin, S., and B. Amirullah. 2025. “Hak-Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Perspektif KH. Muhammad Basthami Tibyan.” Dirosat: Journal of Islamic Studies 10, no. 1.

Sardella, S. 2025. “Komunikasi Adaptif pada Pasangan Muda dalam Mengatasi Konflik Rumah Tangga (Penelitian Deskriptif Kualitatif di Desa Rumah Gerat Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang).” Doctoral dissertation, Universitas Medan Area.

Sayyaf, R. 2023. “Mediasi dan Sulh sebagai Alternatif Terbaik Penyelesaian Sengketa Hukum Keluarga Islam.” Asy-Syariah: Jurnal Hukum Islam 9, no. 2.

Suwari, E. P. A. 2023. “Efektivitas Manajemen Konflik Keluarga sebagai Alat yang Digunakan Mediator dalam Upaya Mengurangi Tingkat Perceraian di Pengadilan Agama Ponorogo.” Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo.

Yuniar, S. 2025. “Fenomena Perceraian Dini dalam Rumah Tangga Muda di Desa Ploso pada Keluarga Usia Pernikahan di Bawah Lima Tahun.” Widya Bahusvarnika: Journal for Multidimensional Research Perspectives 1, no. 1.

Yusuf, A. 2025. “Peran Modin dalam Upaya Penyelesaian Konflik Rumah Tangga Perspektif Maṣlaḥah: Studi Kasus di Desa Sendang Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara.” Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Peran Kiai dalam Mediasi Cerai Gugat pada Pasangan Muda Perspektif Hukum Islam dan Psikologi Islam (Studi Kasus di Kecamatan Pakong dan Guluk-Guluk). (2026). Al-Ihsan: Journal of Islamic Guidence and Counseling, 3(1), 19-30. https://ejournal.stidmustafaibrahim.ac.id/index.php/al-ihsan/article/view/119